Dampak Buruk Abu Vulkanik Bagi Tubuh Manusia
Dampak Buruk Abu Vulkanik Bagi Tubuh Manusia

Dampak Buruk Abu Vulkanik Bagi Tubuh Manusia

By - On 18 February 2014 - Categories : Kesehatan

Seperti yang kita ketahui bahwa letusan gunung kelud yang terjadi 13 februari kemarin berdampak dengan menyebarnya material dari dalam gunung kelud yang salah satunya adalah abu vulkanik. Abu vulkanik ini tentunya mempunyai beberapa dampak terhadap tubuh kita. mulai dari segi pernapasan ataupun kulit. Untuk itu dalam postingan kali ini saya akan coba membahas tentang bahaya yang ditimbulkan abu vulkanik bagi kesehatan.

  1. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kesehatan. Dampak abu vulkanik terhadap kesehatan dapat dibagi menjadi beberapa kategori, antara lain dampak terhadap pernapasan, penyakit mata, iritasi kulit dan dampak tidak langsung akibat abu vulkanik.
  2. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Pernapasan. Pada beberapa letusan vulkanik, partikel abu sangat halus sehingga dapat masuk ke paru‐paru ketika kita bernapas. Apabila paparan terhadap abu cukup tinggi, maka orang yang sehatpun akan mengalami kesulitan bernapas disertai batuk dan iritasi. Beberapa tanda‐tanda penyakit pernapasan akut (jangka waktu pendek) akibat abu vulkanik:‐ Iritasi hidung dan pilek

    ‐ Iritasi dan sakit tenggorokan, kadang disertai dengan batuk kering

    ‐ Untuk penderita penyakit pernapasan, abu vulkanik dapat menyebabkan penyakit menjadi serius seperti tanda‐tanda bronkitis akut selama beberapa hari (seperti: batuk kering, produksi dahak berlebih, mengi dan sesak napas)

    ‐ Iritasi saluran pernapasan bagi penderita asma atau bronkitis; keluhan umum dari penderita asma antara lain sesak nafas, mengi dan batuk

    ‐ Ketidaknyamanan saat bernapas

    Dalam beberapa kasus, paparan jangka panjang terhadap abu vulkanik halus dapat menyebabkan penyakit paru‐paru serius. Dalam hal ini, abu vulkanik harus berukuran sangat halus serta mengandung silika kristal (untuk penyakit silikosis) dan orang‐orang tersebut terkena abu dalam konsentrasi tinggi selama bertahun‐tahun. Paparan terhadap silika kristal dalam abu vulkanik biasanya dalam jangka waktu yang pendek (beberapa hari hingga minggu). Studi juga menunjukkan bahwa batas paparan yang direkomendasikan (sama di beberapa negara) dapat terlampaui untuk jangka waktu yang singkat bagi penduduk secara umum.

    Para penderita asma atau masalah paru‐paru lainnya seperti bronkitis dan emfisema, dan gangguan jantung parah adalah mereka yang paling berisiko. Partikel abu yang sangat halus dapat mengiritasi saluran pernapasan dan menyebabkan kontraksi sehingga mempersulit pernapasan, khususnya bagi mereka yang sudah memiliki permasalahan paru‐paru. Abu halus juga menyebabkan lapisan saluran pernapasan menghasilkan lebih banyak sekresi yang dapat membuat orang batuk dan bernapas lebih berat. Penderita asma, khususnya anak‐anak, dapat menderita serangan batuk, sesak dada dan mengi. Beberapa orang yang tidak pernah menderita asma dapat mengalami gejala seperti asma setelah hujan abu, khususnya jika mereka yang terlalu lama melakukan kegiatan di luar ruangan.

  3. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Mata. Iritasi mata merupakan dampak kesehatan umum yang sering dijumpai. Hal ini terjadi karena butiran‐butiran abu yang tajam dapat merusak kornea mata dan membuat mata menjadi merah. Pengguna lensa kontak diharapkan menyadari hal ini dan melepas lensa kontak mereka untuk mencegah terjadinya abrasi kornea. Tanda‐tanda umum antara lain:a. Merasakan seolah‐olah ada partikel yang masuk ke mata

    b. Mata menjadi sakit, perih, gatal atau kemerahan

    c. Mengeluarkan air mata dan lengket

    d. Kornea lecet atau tergores

    e. Mata merah akut atau pembengkakan kantong mata sekitar bola mata karena adanya abu, yang mengarah pada memerahnya mata, mata terbakar dan menjadi sangat sensitif terhadap cahaya.

  4. Dampak Abu Vulkanik Terhadap Kulit. Meskipun jarang ditemukan, abu vulkanik dapat menyebabkan iritasi kulit untuk sebagian orang, terutama ketika abu vulkanik tersebut bersifat asam. Tanda‐tandanya antara lain:a. Iritasi dan memerahnya kulit

    b. Infeksi sekunder akibat garukan. (chemis)

 

Artikel Kesehatan - Dampak Buruk Abu Vulkanik Bagi Tubuh Manusia, is Posted Under Tags: , , By admin | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response