Jelantah (Minyak Goreng Bekas) Dapat Menurunkan Kemampuan Mengingat

By - On 17 October 2015 - Categories : Kesehatan

Minyak goreng bekas atau yang disebut jelantah memang sering digunakan ulang untuk menggoreng. Hal tersebut sebetulnya tidak baik bagi kesehatan tubuh karena minyak goreng yang dipakai secara berulang justru dapat menghasilkan zat yang beracun. Minyak goreng jelantah ini biasanya memiliki ciri berwarna kotor atau hitam.

Yang paling sering menggunakan minyak goreng bekas ini adalah penjual gorengan yang memakai minyak goreng bekas untuk mendapatkan keuntungan lebih. Mungkin rasa gorengan yang digoreng menggunakan minyak goreng bekas dan baru sama saja, akan tetapi rusaknya gorengan yang dipakai akan bersifat karsonogen yang dapat melahirkan bibit kanker dan juga tumor di dalam tubuh.

Jelantah (Minyak Goreng Bekas) Dapat Menurunkan Kemampuan Mengingat
Jelantah (Minyak Goreng Bekas) Dapat Menurunkan Kemampuan Mengingat

Menurut penelitian Center on Aging di Medical University of Shouth California. dengan menggunakan minyak lebih dari sekali maka dapat mengubah struktur lemaknya menjadi lemak trans. Lemak ini akan meningkatkan kadar kolesterol jahat yang ada di dalam darah. Lemak trans yang mengendap selama enam minggu dapat mengurangi kemampuan daya ingat dan kemampuan belajar secara bersamaan. Karena terjadinya peradangan akut yang dialami oleh hippocampus, yaitu pusat memproses kemampuan ingatan di otak.

Untuk itulah kita harus menghindari penggunaan minyak goreng bekas dan juga sebaiknya kita memilih minyak goreng yang sudah ditambahkan satu atau beberapa zat gizi mikro. Sekarang sudah banyak produsen yang menambahkan fortifikasi vitamin A atau zat lain di dalam produknya. Dan penggunaan fortifikasi ini memberikan nilai lebih pada produk minyak goreng tersebut.

Artikel Kesehatan - Jelantah (Minyak Goreng Bekas) Dapat Menurunkan Kemampuan Mengingat, is Posted Under Tags: , , By admin | 4.5

Leave a Reply

Leave a Response